Mengurus Visa Schengen di Kedutaan Belanda

Setelah berhasil mengurus visa sendiri (ditambah bantuan dikit dikit juga) untuk visa J-1 Amerika dan Australia, kali ini saya pun mau mengurus Visa Schengen sendiri karena akan ke Belanda dalam rangka kerjaan yakni undangan Media Trip dari tanggal 6 -14 Mei 2016. Highlight-nya, yah ngeliatin tulip di Keukenhof!

Untuk ke Belanda dan juga beberapa negara Eropa lainnya saya diharuskan apply Visa Schengen terlebih dahulu. Berikut tata cara mengurus Visa Schengen sendiri ke kedutaan belanda. Buat yang malas, bisa kok pake travel agent tapi itu mereka cuma bisa booking-in janji dan bantu isi form dan menyiapkan berkas. Nantinya di kedutaan juga harus kita sendiri. Sudahlah buat aja sendiri biar ada cerita untuk dikenang juga ‘kan eaaak.

Persyaratan Aplikasi Visa Schengen Belanda

Untungnya persyaratan aplikasi Visa Belanda tak banyak, diantaranya:

  1. Paspor dan 1 fotokopiannya

    Paspor harus berlaku minimal 3 bulan dari saat keluar dari wilayah Schengen

  2. Pas foto (1 buah)

    Ukuran foto adalah 3.5 x 4.5cm, background putih, menunjukkan telinga, boleh senyum tapi jangan muram (hey kan mau jalan jalan!) tapi nggak usah tampakin gigi juga. Saya membuat foto di Jalan Sabang di Bazaar Foto tepat di dekat simpang di depan Bank BCA.

    Biayanya Rp 50.000 (termasuk CD dan dapet 4 foto) cukup ditunggu 15 menit. Mereka tanpa dibilangin syarat2nya sudah langsung paham kok. Malah di toko ini juga sudah certified buat foto USA. Sebenarnya di kedutaan ada jasa buat foto dengan harga sama tapi gak dapet CD. Tapi kalau bisa disediain dari awal maka lebih baik.

  3. Pembayaran Visa

    EUR 60 untuk orang berusia diatas 12 tahun; dibayar dalam rupiah.
    EUR 35 untuk anak-anak berusia antara 6 sampai 12 tahun; dibayar dalam rupiah.

    Tersedia mesin Debet juga tapi saya bayar pake cash sebesar Rp.850.000 (ikut kurs mereka) yang uda disiapin pas dari kos.

  4. Mengisi Formulir Visa Belanda

    Sewaktu membikin janji baru deh kita dapet sebuah email konfirmasi tentang janji kita (in my case yang buat tanggal 28 April jam 8.30 simpan baik-baik dan di PRINT buat ditunjukin ke satpam, kalau nggak tidak bisa masuk) dan satu lagi adalah form permohonan visa. Isi dan lengkapi baik baik. Buat kamu pemilik nama satu doang kayak saya, Tulis aja no 1 2 3 dengan nama kita yang cuma satu itu.

    Note:
    Foto gak usah ditempel biarin aja. Jangan lupa tanda tangan di form hal 2 & 3. Form boleh tulis tangan asal rapi. kalau saya mah langsung tulis dari PDF dan di-print

  5. Asuransi Perjalanan

    Asuransi perjalanan harus berlaku untuk seluruh periode perjalanan di wilayah Schengen dengan minimal nilai pertanggungan €30.000,- termasuk pengobatan & biaya repatriasi. Copy polis harus dilampirkan dalam permohonan, polis asli harus diperlihatkan.

    Saya memilih AXA Smart Traveler (rekomendasi dari internet dan memilih yang Platinum dan tinggal bayar di Alfamart Rp.531.000). Tinggal isi form bentar, begitu bayar langsung dikirim ke email, print deh. 1 jam udah jadi! Wohoo!

    Baca disini: Asuransi Jiwa dan Kesehatan AXA bikin liburan bebas stress

  6. Bukti keuangan

    Jika pemohon visa membiayai sendiri perjalanannya maka maka diwajibkan mempunyai minimal €34 per hari. Bawa buku tabungan bank, fotokopi buku dari tiga bulan yang lalu atau bisa juga bawa slip gaji tiga bulan terakhir. Jika pake sponsor dari Belanda, mereka harus punya minimum penghasilan dan berlaku 12 bulan kedepan saat permohonan visa diajukan.Walau saya dibiayaiin full, saya tetep cetak buku bank hingga sehari sebelum ke kedutaan dan fotokopi buku tabungan BCA tersebut nanti diserahkan.

  7. Reservasi penerbangan

    Tidak harus beli tiket PP ke Belanda dulu. Cukup booking dan lampirkan reservasi penerbangan tersebut dan harus tertera dengan jelas tanggal pergi dan pulang ke Belandanya.

  8. Bukti Booking Hotel

    Gak usah bayar dulu, katanya cukup booking ke booking.com dan pilih yang free cancellation fee. Di kasus saya saya udah dibooking-in hotel jadi data hotel ini pun saya masukin untuk isian di form hal 2 no 31 dan saya print untuk lampiran.

  9. Surat Keterangan Bekerja atau SIUP bagi pengusaha

    Minta sama HRD jika bekerja atau sama pihak universitas jika masih mahasiswa. Intinya surat ini bikin mereka tenang kamu-kamu tidak bakal jadi TKW di sana dan bakal pulang Indonesia.

    Surat Keterangan Bekerja Visa Schengen Belanda

  10. Surat Undangan dari Sponsor

    Seperti dalam kasus saya, saya melampirkan surat undangan dari Holland Tourism Board di mana mereka menyatakan menanggung seluruh kebutuhan saya. Semua dokumen di atas saya bikin dan siapkan dalam hanya waktu setengah hari saja. Yippie!

Nah, setelah dokumen-dokumen persyaratan aplikasi Visa Belanda diatas sudah lengkap, berikut tata cara mengurusnya:

  1. Bikin Janji Buat Visa Schengen

    Jika dulu pas apply visa USA dan Australia saya siapin berkas dan isi form dulu, pas apply ke kedutaan Belanda, saya malah bikin janji dulu padahal semua persyaratan belum terpenuhi. Bener kata orang, pengajuan visa di kedutaan belanda tergolong simpel dibanding visa lainnya yang pernah saya ajukan. Syaratnya sedikit, dan formnya cuma 2 lembar. Bisa tulis tangan pula kalau mau!

    Cek website VFS Global untuk melakukan janji temu dulu

    Selain itu karena mungkin lagi peak season, pembuatan janji di Belanda sudah penuh jauh-jauh hari. Saya buat janji online tanggal 13 April malam-malam dapet slot kosongnya tanggal 28 April jam 8.30 pagi. Tentu mepet banget untuk keberangkatan tanggal 6 Mei mengingat waktu prosesnya adalah 5-8 hari kerja.

    Gawat! Untungnya karena diundang langsung oleh Tourism Board Belanda, saya dan 2 teman dari media lainnya dibantu untuk dimajuin bikin janjinya. Tiba-tiba ditanggal 20 April saya menerima info kami dapat datang ke kedutaan BESOKnya karena udah dibikini janji jam 8 Pagi.

    Gawat! karena sangat mendadak rata-rata dari kami belum mempersiapkan berkas.

  2. Mempersiapkan dokumen persyaratan aplikasi Visa Belanda

    Sudah dijelaskan diatas sebelumnya.

  3. Datang pas hari janji dibuat

    Naas, di hari janji tersebut hujan turun gak berhenti-henti dari malem. Janji jam 8 namun saya dan temen-temen sepakat ketemuan jam 7.30. Saya berangkat dari kos di Tanah Abang jam 6.30 pake grabcar dan tiba di sana jam 7an deh. Untung bawa payung karena di sana tidak ada tempat berteduh atau menunggu. Adanya juga warung kecil satu di ujung.

  4. Masuk gerbang dan tunjukin bukti PRINT yang didapet dari email mereka.

    Datang lebih awal biar tidak tergesa-gesa. Lagian bagi yang telat tidak ditolerir sama sekali dan appointment akan hangus dan tidak bisa bikin janji 3 dalam waktu 3 bulan lagi.

    Ngeri yah!

    Mengambil Visa Schengen Belanda

  5. Antri

    Begitu scan tas selesai, saya langsung menghadap ke satpam mau bikin visa sambil nunjukin undangan email langsung dari kedutaan. Langsung deh mereka ngasih form entry check dan urutan berkas yang harus disusun lalu kami dikasih masing-masing lokel buat letakin tas dan apapun yang kita bawa. Ketika masuk untuk mengantri submit berkas bisa, semua barang tidak boleh dibawa kecuali berkas yang di atas dan duit. Jadi HP mah dimatikan aja karena area kedutaan bebas HP.Saya juga kaget prosesnya cepat sekali mungkin karena ada surat sakti karena saya lihat yang lain masih harus menunggu dan dipanggil satu-satu.

  6. Masuk ke ruangan submit visa

    Setelah itu, kami langsung masuk ke ruangan dan saya dapet no antri 410. Masih 11 antrian lagi karena juga belum jam 8 sih. Sewaktu antrian saya, saya dan teman-teman maju bareng (karena begitu disuruh satpam yang ngatur antrian). Biar ga sesak (kali?), petugasnya menginstruksikan semua berkas kumpul jadi satu ke satu orang aja sisanya duduk aja.

    Ya wes, saya pun duduk manis aja. Paling si petugas cuma tanya mau ngapain ke sana? ini satu grup yah? gitu aja. Setelah itu masing-masing diambil sidik jarinya.

  7. Pembayaran

    Masih di ruang yang sama, setelah diberikan berkas yang udah mereka proses, tunggu lagi buat pembayaran yang nanti akan dipanggil oleh satpam cewek yang atur antrian.

  8. Selesai

    Mereka akan memberikan surat untuk ngambil visa tanggal 4 Mei. Katanya mudah-mudahan bisa diambil sebelum itu. Karena kami satu grup, cukup satu orang yang datang mengambil paspor beserta Visa Schengen kami nantinya. Wish me luck yah!

Keseluruhan proses sangat cepat. Saya selesai pukul 9.30 dan sudah bisa ngantor sambil mikir entar ke Belanda bawa mi gelas berapa banyak yah? #lah #padahalvisabelumkeluar

Ada yang punya pengalaman apply Visa Schengen di Kedutaan Belanda? Share dong!

 

FAQ
Kalau ada dokumen kurang / salah gimana?
Kalau kesalahan-nya gak terlalu besar, kurang fotokopiannya, bisa fotokopi di kedutaan (selembar Rp 5.000) atau disuruh memperbaikinya saat itu juga. Jika terlalu fatal, yah disuruh pulang lengkapi dulu berkasnya.

***

Pengumuman Penting

Mulai 1 Juli 2016, permohonan Visa Schengen tidak dapat dilakukan lagi Kedutaan Belanda ataupun Konsulat di Surabaya, Kuta, dan Medan. Sebagai gantinya kamu bisa mengajukan ke VFS Global di Jakarta, Surabaya dan Kuta.

 

Alamat VFS Global Jakarta
Kuningan City
Lantai 1 No L2-30/32
Jl.Prof Dr.Satrio Kav 18 Setiabudi, Kuningan – Jakarta

Travel Now or NEVER
55 Responses
  1. si engkong Ozi

    Len, masih cukup ruwet juga lah ngurus visa nya, mendingan sistim visa on arrival spserti di Indonesia, itu kan sangat simpel, di tanya mau berapa lama langsung di cap di Paspornya selesai, gak usah isi form atau lebih banyak pertanyaan

      1. Meity

        Dokumen untuk apply visa apa aja ya mba yg harus di siapkn
        Rencana saya mau ke belanda april nanti atas undangan teman yg ada di belanda…mohon infonya mba.makasih sebelumnya….

  2. Meity

    Dokumen untuk apply visa apa aja ya mba yg harus di siapkn
    Rencana saya mau ke belanda april nanti atas undangan teman yg ada di belanda…mohon infonya mba.makasih sebelumnya….

  3. Debby Sintya Rahayu

    Halo mba salam kenal saya mau ke italy dan hungary, enaknya urus visa schengen di belanda juga? Terima kasih sebelumnya

  4. evira

    Hallo Lenny … mau tanya dong, apa benar semua dokumen pribadi seperti ktp, akte kelahiran, kk, surat kawin harus ditranslate ? thanks buat infonya.

  5. Christine

    Perlu ditranslate mbak ktp dan kk, kutipan akta lahir sdh ada terjemahannya. Tgl 2 Maret aku ke VFS bikin visa schengen (belanda), dokumen cuma dilihat sekilas dan dicek kelengkapannya. Tgl 9 Maret aku dpt email bhw paspor sdh bs diambil. Thank God, sdh ada visanya nempel di paspor dan tgl 24 Maret nanti aku bs terbang ke Amsterdam bertemu mas buleku, horeee….

    1. Ine

      Sorry mba mo ikutan nanya nih. Terjemahannya itu hrs di tempat terjemahan resmi (apa perlu di stempel/ di ttd oleh lembaga khusus) ?? Atau kita bisa translate sendiri ?
      Kebetulan akhir Mei nanti mo ke sana sama suami ku

  6. Christine

    Diterjemahin sendiri kok, gak perlu ke sworn translator. Banyak contohnya cari aja di google jadi kita tinggal isi data kita di blank form ktp dan kk nya. Thanks ya Lenny, I’m vety happy I’ll be in Holland in 10 more days….

  7. Melisa

    hi kak lenny aku mau tanya dong itu gmn bisa dpt undangan dr sponsor dr belanda kaya kakak.
    jujur aku bingung bgt aku sebenernya pgn bikin visa albania cuma disini nggak ad kedutaannya jd mungkin aku mau pke visa schengen aja. aku pernah apply tapi ditolak krna katanya saldo di buku tabungan harus ad minimal 80 jt. terus dibalikin lagi dokumen aku. aku mau dong pake surat sponsor kaya kk. jujur aku sedih soalnya aku LDR 7 tahun sama pacar ku. 😞 berat bgt kak cobaan visa. aku mau dong pke surat sponsor kaya kk biar cepet di approved. cause I’ve been waiting 7 years for visa 😭. help me please kak. aku beneran nggak ngerti apa2 soal visa soalnya

      1. Mei

        Hi kak Leny, Saya mau Tanya, kalau Saya ada sponsor letter dari pacar saya di Holland, apakah Saya juga harus ada deposit di bank…?? Kalau harus, Kira Kira berapa ya…??

          1. christine

            Saya ke Belanda disponsori cowok saya dapat multiple visa 3 bulan dan di rek bank saya cuma ada saldo 15 jutaan. Yg penting cowokmu bisa kasih bukti slip gaji yg besarnya lebih dr UMR disana yaitu €1800 dan bisa kasih bukti kontrak kerjanya

        1. christine

          Oh ya sebagai tambahan info, cowok kamu bisa sponsori kamu MVV yaitu visa jangka panjang (lebih dari 90 hr) semacam izin tinggal sementara di Belanda, sehingga kamu gak perlu bolak balik bikin visa. Syaratnya kamu hrs ikut kursus bahasa belanda khusus utk ikut imburgerings examen/ujian integrasi di kedubes belanda. Kursusnya bisa ikut les privat atau les di erasmus huis. Jika kamu lulus ujian itu baru kamu bisa mengajukan permohonan MVV.

  8. Arifin berkah

    Hallo Nona Lenny..
    Mo tanya klo urus visa belanda untuk suami istri. Itu bikin janjian nya sendiri2 ato bisa satu janjian bisa untuk dua orang/suami istri.
    Terus waktu interview dgn waktu yg sudah di tentukan. Apakah keduanya/suami istri harus datang ato yang datang hanya suami. Istri di rumah bisa di wakilkan suami.
    Mohon infonya.. 😊😊

  9. Oceng

    Ingin menanyakan mbak, apakah setelah sukses melakukan pembayaran itu otomatis langsung terinfokan surat janji temu ke email kita? Soalnya setelah melakukan pembayaran dan terinfo dari bank bni bahwa sudah berhasil mlakukan pembayaran tetapi
    belum ada konfirmasi ke email terkait janji temu tersebut,, trims

  10. Al Dila

    Halo Mbak Lenny. Saya mau tanya utk syarat dokumen rekening koran bisa diganti dengan slip gaji aja engga yaa? Terus pihak kedutaan akan menghubungi kantor kita ga utk memastikan keaslian surat referensi dr kantor kita? Terima kasih sebelumnya.

Leave a Reply