Kamar Tidur Impian di Miss Unicorn Cafe

Ada Cafe Unicorn pertama di Jakarta nih!!! Well.. gak di Jakarta sih sebenarnya, tapi di CIBUBUR!

Sebenarnya aku udah tahu kehadiran Miss Unicorn Cafe ini ketika mereka buka tahun lalu. Dulunya itu udah diniatin mau ke sini cuma karena jauh banget dan bingung naek apa, akhirnya cuma jadi wacana hingga tahun pun berganti.

miss unicorn cafe

Nah kemarin tergelitik lagi hasrat untuk mampir setelah melihat ada temen posting Cafe Unicorn..tapi di Bangkok! Dalam hati, ya ampun kita juga punya di sini dan kalau liat dari sosial medianya, malah gak kalah kece. Jadi langsung deh aku rembukin sama kak Ika dan Kang Aip buat pergi besok paginya ke sana. Iya emang serandom itu kalau daku bikin jadwal. Kapan pengen yah dieksekusi. Kalau kebanyakan bikin plan, emang biasanya cuma jadi coretan di kertas doang.

Untung temen-temenku ini juga pada bisa. Kami ngumpul di Arion Mall Rawamangun dan naik mobil Kang Aip sekitar jam 8an. Tol gak gitu macet sih, cuma pas nyampe ke Cibuburnya yang tersendat. Sempat salah jalan dan muter dikit, akhirnya nemu juga tempat yang dimaksud berkat Google Maps. Letaknya rupanya di bangunan yang sama dengan Mister S resto. Dari jauh emang gak keliatan petunjuk Miss Unicorn Cafe atau mural unicron. Tapi percayalah benar adanya di sana.

Sejak viral tahun lalu dan sering diliput oleh TV, kini Miss Unicorn Cafe sudah banyak upgrade. Yang awalnya cuma ada satu lantai sekarang sudah punya dua lantai dan bahkan bakal ada tempat khusus buat mereka jualan pernak-pernik khusus Unicorn. Nah jadi kalau lantai pertama masih area Mister S resto. Lantai 2 & 3 barulah diperuntukkan buat Miss Unicorn Cafe. Pas naik ke lantai 2, mataku rasanya silau oleh warna-warni ngejreng mulai dari furnitur, lantai, dinding hingga ke atap-atap. Belum lagi gantungan unicorn dan kuda poni berbagai ukuran serta bentuk digantung banyak banget mungkin ada kali total ratusan. Sempat mikir ini cafe apa toko boneka jadinya. Terus unicorn-nya mau aja digantung nasibnya. Aku aja digantungin harapan sama si doi, bisa bikin trauma menahun yang tak berkesudahan. *maaf curcol*

Kondisi ruangan cafe cukup terang tapi masih ada juga lampu kristal ala-ala yang dihidupkan. Suka gemes rasanya pengen bilang “Mbak ini udah terang gini. Mending hemat listrik aja.”

miss unicorn cafe cibubur

Pertama-tama karena masih culture shock masuk ke wahana boneka ini, sampai bingung mau duduk mana karena semua angle itu lucu banget. Tiap satu meja minimal dikasih boneka poni. Aku otomatis langsung mengayut boneka poni warna ungu gelap kesuaanku. FYI, aku sih enggak nonton unicorn atau kuda poni. Namun bahkan jikalau aku bukan fans unicorn, this place is too cute to resist. Si kang aip yang satu-satunya cowok dewasa di sini awalnya kayak salah tingkah. Dia langsung ingat banyak ponakannya yang pasti langsung menjerit histeris kalau dibawa ke sini. Tapi lama-lama dia ikut menikmati suasana dan malah centil sendiri juga.

Berhubung kami belum sarapan dan pas nyampe sini sudah mau jam 10, kami cepet-cepet pesan makan. Si mbak Janna Pink Pink (harus gitu banget nih namanya wkwk) melayani dan merekomendasikan menu yang unicorn banget yaitu Spaghetti Carbonara Beef (40K) lalu minumnya Crazy Vanilla Milshake with Rainbow Gelato (52K). Rupanya menunya campur dengan cafe di bawah karena masih satu pemilik. Tapi kalau mau nyoba menu yang unik-unik, IGable dan warna-warni, pilih menu yang kiri bawah logo cafe ini yah. Surprisingly, rasanya enak loh meski yang spaghetti itu bagiku agak sedikit karena aku udah kelaparan haha. Sedang yang minumannya, karena sibuk foto-foto, ampe mencair hiks maafkan aku yah. Tapi penampilannya sih bikin ngiler dan banyak banget jadi bisa share ama yang lain. Kalau temenku pilih Kopi Susu lalu Sate Taichan dan Nasgor. Kesemuanya enak dan ludes dalam sekejap.

menu miss unicorn cafe

makanan miss unicorn cafe

Perut kenyang, kami pun langsung pergi minjem baju unicorn di lantai 1 biar makin menjiwai lakon jadi unicorn-nya. Harganya 50K dan ada yang buat anak-anak dan dewasa. Yang anak-anak bajunya lebih cute dan bervariasi menurutku. Yang dewasa ada yang hingga size L dan itu udah cukup gede kok. Tersedia warna pink dan biru. Bajunya ala jumpsuit gitu jadi tinggal masukin gak usah lepas celana/baju. Tapi aku sih tetep lepas baju karena yakin ini kostumnya bersih dan masih ada bau-bau parfum laundry. Bajunya juga enak model longgar-longgar gitu sehingga leluasa mau ngangkang, jongkok apa guling-guling. Aku sempat pas berkaca melihat diriku dalam kostum lalu membatin “kok lebih mirip kayak sapi daripada unicorn?” Beneran kalau gak ada tutup kepala unicornnya, pasti aku sudah mirip sapi perah yang klemer-klemer gitu.

Asiknya penyewaan kostumnya gak pakai batas waktu, pokoknya ampe selesai aja..asal jangan dikantongin bawa pulang yah. Berhubung kami juga mau ke lantai 3 dan areanya sudah dikasih kayak alas karpet gitu, cuma diizinkan masuk kalau bawa kaos kaki. Lah aku gak bawa, jadilah kepaksa beli 25K. Mahal sih tapi lucu warna biru dengan motif unicorn juga.

resto unicorn

Kalau diliat dari luasnya, lantai 2 lebih luas sedangkan yang lantai 3 lebih sempit. Tapi lantai 3 yang baru ini dibikin ala kamar tidur di pojokannya. Dikasih ranjang unicorn, lemari, meja dan cermin serta tenda gemes. Ini nih dulu kamar tidur impianku sewaktu kecil kayak gini nih. Ehm pas udah tua gini kalau dikasih kamar yang begini aku gak nolak kok.

Jadi jangan heran kalau bukan bocah-bocah aja yang histeris di tempat ini dan gak mau pulang, tapi yang tua-tua kayak aku juga gak kalah terharu. Mungkin aku serasa diingatkan lagi akan mimpi-mimpi yang belum sempat terwujud. Entah itu jadi putri raja, jadi kuda terbang yang bisa ke mana saja, atau jadi apapun karena imajinasi belum terkekang oleh realita dan cicilan KPR.

Let my inner child come out and play.

Karena semua pake kaos kaki, rasanya lantai 3 jadi beneran bersih dan kayak rumah sendiri. Anak-anak main di lantai, tidur-tiduran, berantakin boneka, semuanya pada maklum karena berasa di rumah sendiri. Aku juga sempat coba baring-baring di kasurnya. Empuk! Malah ada satu anak cowok kecil, Ken, yang beneran mau bobo siang. Dia udah menata tempat tidurnya di samping ranjang, lalu mengatur bantal unicorn-nya, dan terakhir mengambil boneka mana satu yang ia suka. Oleh kakaknya, dia dikasih liat youtube biar gak terlalu grasak-gurusuk. Pas ditanya apakah dia emang liat film unicron atau sejenisnya, ia bilang ia tapi dia cuma kenal beberapa, tak sebanyak jenis unicorn yang bergelantungan di sini.

unicorn cafe jakarta

Kami berdiam di cafe ini cukup lama, mulai dari jam 10 hingga jam 1 lebih, sampai dikira ama embaknya kami udah pulang, eh taunya bolak-balik naik-turun foto-foto dan ambil video. Dasar pemuja konten!

Anyway, aku sangat merekomendasiin tempat ini biar kita bisa bales dendam sama yang ngatain “Masa kecil lu kurang bahagia yah?”

Tapi biar sama-sama enak, simak dulu tips dariku ini yah :

`1. Tidak ada tiket masuk hanya tiap orang kudu pesen 1 minum 1 makan dan gak boleh bawa dari luar yah. Jadi kalau berlima datengnya, yah pesannya 5 makan 5 minum. Ini juga berlaku untuk anak-anak (mereka juga ada menu anak-anak).

2. Bawa kaos kaki dan pakaian yang tipis aja karena pake baju unicorn itu panas apalagi kalau suasana rame dan kamu jumpalitan sana-sini. Ohya bajunya terbatas jadi siapa cepat dia dapat.

3. Datanglah di hari kerja. Bagi yang kerja, mohon maaf weekend itu jam 8 udah pada bejibun ngantri jadi kalian maklumlah yah kalau bakal bocor sana-sini. Aku datang pas Jumat pagi dan hingga sholat jumat masih pada sepi. I know, I’m damn lucky!

4. Pakai Google Map arahin ke Tsamara Resto. Parkir luas dan nyaman. Letaknya di Cibubur yah, karena beberapa orang ngiranya di Bekasi. Kalau bawa mobil pribadi, juga lebih enak dan dekat lewat tol Cibubur.

unicorn cafe di cibubur

Jam Buka : Setiap hari 8.00-22.00. BTW cafe ini cukup laris buat private event kayak birthday party, jadi kalau lagi disewa kadang mereka nutup satu lantai. Maka sebelum dateng, cek dulu IG mereka @missunicorn.id buat tahu update-nya.

Fasilitas : Wifi (kencang euy!), musholla dan toilet (Meski cuma ada 1).

Saran & Kritik : Napa pula masih pada pake sendok & cup plastik buat makan & minum? Aku percaya 99% ke sini mau foto dan minum di tempat, gak ada yang take away. Pasti minumnya rata-rata habis karena haus dan sedikit panas kalau pake baju unicorn, jadi sedih aja liat kopi susu temenku langsung diplastikin tanpa ditanya. Makin sedih lagi ketika aku pesen minum signature mereka, dikasihnya sendok plastik. Padahal untuk menu makanan, semua sudah baik yakni mengenakan sendok besi. Huhu padahal tar nyucinya kan bisa bareng jadi gak usah kasih sendok plastik lagi. Lalu sedotan plastik juga langsung ditancap gitu di esku padahal aku bawa peralatan makanku yang dari kayu biar gak bikin sampah plastik. Yah sudah itu aja sih minusnya. Semoga mereka bisa lebih memperhatikan faktor ini.

minuman miss unicorn cafe

Sisanya aku puas dan mbak/mas sangat ramah, mengakomodir kebutuhan kami yang narsis sehingga mau diminta tolong fotoin, ngerti angle terbaik, dan mau divideoin. Yang terutama lagi, kami tidak diusir karena kelakuan yang minus haha. Buat kalian yang telah membuat kunjungan kami menjadi berkesan dan hati membuncah setelah pulang dari sini, bahagia selalu yah.

Kupersembahkan satu buah vlog-ku untuk kalian dari daku yang hatinya hangat ketika mengingat Miss Unicorn Cafe :

Travel Now or NEVER
6 Responses

Leave a Reply