Bikin Visa Amerika Tipe J Untuk Sekolah

Hidup di Amerika Serikat

Di tahun 2013, saya ketiban rezeki mendapatkan beasiswa Community College Initiative Program (CCIP) untuk kuliah setahun di Arizona. Segera setelah lolos, saya pun membuat visa Amerika yang jenisnya J (Exchange Visitor yang disponsori oleh pemerintah USA).

Karena visa jenis J, maka saya tidak perlu membayar sepeser pun. Padahal biaya visa USA yang paling murah itu sekitar USD 160. Fiuh! Saya yang berdomisili di Jambi pun sangat terbantu oleh berbagai informasi serta tips dan trik pengisian form visa online dari AMINEF. Setelah semua persyaratan visa terpenuhi dan berbagai tahapan proses terlewati, maka saya tinggal menunggu jadwal wawancara di Jakarta dan visa pun saya dapatkan. Fiuh Fiuh!

Jikalau bukan karena CCIP, saya pasti sudah kewalahan mengurusnya sendiri.

Berikut adalah tahapan proses yang harus dilalui untuk mendapatkan visa Amerika jenis J khusus buat non immigrant yah :

  1. Pendaftaran Online Visa Non Immigrant(DS-160)

Untuk mendaftar secara online, bisa langsung klik di sini dan klik link proses pengajuan visa non imigran. Tar bakal dibawa ke halaman yang baru. Pilih Get Started dengan lokasi Indonesia dan klik Start an Apllication. Ikuti semua petunjuk yang ada dan harap menjawab semua pertanyaan dengan sejujur jujurnya karena bahan pertanyaan untuk wawancara visa nantinya berasal dari sini sehingga jika kelak ditemukan adanya hal yang menyimpang, akan membuat visa tersendat keluar atau malah celakanya visa nggak keluar. Berikut tips and trik agar mengisinya dengan sukses :

  1. Sebisa mungkin tidak mengosongkan pilihan apapun kecuali ada check box Does Not Apply.
  2. Jangan lupa selalu simpan aplikasi anda walaupun baru setengah mengisi karena dapat dibuka kembali untuk dikoreksi atau mengantisipasi ketika internet tiba tiba eror sehingga gak harus mulai dari pertama lagi. Soalnya halamannya banyak loh. Selain itu, ketika sudah disubmit pun, anda masih bisa mengeditnya dan akan mendapatkan no id yang baru.
  3. Untuk Nama, disesuaikan dengan pasport yah. Surename diisi dengan satu kata nama terakhir kita dan sisanya diletakkan di Given Name (jika nama lebih dari satu kata). Kalau kebetulan namanya hanya satu kata seperti saya, maka di surename diisi dengan Lenny dan Given name diisi dengan FNU.
  4. Untuk pengisian nomor KTP, Paspor langsung digabung tanpa dipisah spasi maupun spasi.
  5. Untuk foto, diharuskan menggunakan latar putih dengan ukuran 5x5cm sesuai standar mereka yang dapat dilihat di sini. Dilarang mengenakan masker, kacamata, topi ataupun atribut lainnya yang menghalangi terlihatnya wajah dan telinga. Ingat selalu foto di studio, bukan di kaki lima dengan editan dan alat printer. Jika di jakarta, bisa foto di  kawasan jalan sabang (H.Agus Salim). Di situ udah pada paham kalau mau foto visa Amerika.
  1. Untuk point terakhir, pertanyaan ‘Did anyone assist you in filling out this application?’ Jawabnya adalah  NO karena menjawab YES hanya untuk anak di bawah umur yang diisikan oleh orang tuanya. Setelah semua selesai diisi, anda akan diminta mengecek ulang semua untuk mengantisipasi kesalahan. Setelah yakin, and bisa submit applicationnya. Sebagai bukti telah dikirim, anda bisa mengklik pilihan Email Confirmation agar bukti mengisi form bisanya dapat dikirim ke email pribadi anda. Selanjutnya hanya berdoa form anda lulus sensor. Setelah semua proses selesai, maka jadwal wawancara pun tiba.

Wawancara Visa Amerika

Usahakan selalu datang 1 jam sebelum waktu yang ditentukan karena panjangnya antrian sehingga waktu anda untuk dilayani pun menjadi molor. Jangan membawa hal hal tidak penting dan cukup membawa map yang berisi dokumen penting yang diminta (paspor, KTP yang masih berlaku, foto 5x5cm, bukti undangan wawancara visa dan confrimation page). Begitu sampai gerbang, sekuriti akan meminta menunjukkan paspor atau bukti undangan wawancara. Setelah dicek bahwa anda benar berkepentingan, baru anda dipersilahkan masuk dan menunggu di loket hingga nama dipanggil untuk mengambil sidik jari sekaligus dengan wawancara visa.

Wawancara visa tidaklah seserem sidang skripsi di mana pewawancara berusaha mengorek mengorek informasi tentang anda dan berusaha mencari kesalahan. Mereka cuma mau tahu keperluan kita. Pada kasus saya, mereka hanya menanyakan dari program mana saya berasal, tujuan ke USA dan seputaran study yang akan saya ambil. Hanya sekitar 2-3 menit. Ibu ibu bulenya pun sangat ramah sehingga bikin saya lebih tenang dalam menjawab setiap pertanyaan. Hasilnya kartu putih pertanda visa diterima saya terima.

Note : mungkin sebagian akan dapat kertas kuning(khususnya cowok) yang berarti mereka akan mengadakan background check lebih jauh. Biasanya ini kalau yang namanya ada unsur islami karena takut ada berhubungan dengan terorisme. Tapi gak selalu gitu juga kok. Intinya tidak perlu cemas dan cukup bersabar hingga ada info selanjutnya dari kedutaan. Yang jelas ini bukan berarti aplikasi visa ditolak cuma digantung aja seperti hubungan. Emang gak enak banget yah 🙁

Tapi kalau mendapat kartu merah nah itu artinya ditolak. Terpaksa coba lagi dengan mengisi DS160 yang baru. SEMANGAT!

**

****

Belanja baju keren & murah di shopee ini yah. 

****

NEXT :  Ashta Mall di Jakarta

NEXT : Nginap di hutan untuk ketemu Orang Rimba

NEXT : Kalau hidung mampet / pas covid ga bisa nyium bau, coba pake sterimar nasal spray.

sama pake Air Purifier buat bersihin udara

 

Travel Now or NEVER

Leave a Reply