Yang gratisan di Bandara Changi Singapura

sunflower-garden

Pertama kalinya dalam hidup saya terkagum kagum dengan sebuah toilet di bandara. Tidak ada setetes air pun tercecer dalam bilik kamar mandi itu. Toilet duduknya putih bersih. Mungkin bisa buat berkaca juga. Semua yang saya butuhkan tersedia. Ada tisu toiletnya, pengering tangan, toiletnya harum dan di luar toilet ada air minum mancur gratis.

Beberapa tahun kemudian, bandara ini menyabet berbagai penghargaan bergengsi sejak 2007 hingga akhirnya menjadi World’s Best Airport 2013. Ayo tebak bandara apa itu? Yah mana lagi kalau bukan Changi Airport. Tak heran jika masyarakat umum Singapura juga suka mampir ke bandara bukan buat terbang… tapi nongkrong, belanja dan main. Emang sih bandara ini juga mirip shopping mall dengan 350 toko retail dan 120 toko yang menjual makanan dan minuman. Teman saya juga bilang makanan di airportnya enak enak. Hm… Setuju!

Kala itu, saya dan papa cuma duduk di sebuah terminal sambil ngeliatin aktifitas bandara yang sibuk ini. Saat ini, bandara Changi telah melayani penerbangan ke 280 kota di dunia dan melayani lebih dari maskapai penerbangan sehingga disebut sebagai bandara tersibuk ke 5 di dunia. Ini menjadikan Changi Airport sibuk dengan 7000 penerbangan setiap minggu atau sama saja dengan setiap menit ada satu penerbangan. Wow! Jadi kalau ketinggalan pesawat kayak aku, kemungkinan masih ada penerbangan selanjutnya.

Tidak puas sampai di sini, Changi Airport terus berinovasi memberikan pelayanan terbaiknya. Tidak hanya untuk fasilitas yang berbayar tapi juga fasilitas lainnya yang dapat dinikmati secara gratis misalnya terdapat 10,000 troley bagasi yang gratis untuk dipakai (PS: di Amerika bayar soalnya), 550 kios internet siap pakai dengan kecepatan handal serta ada 800 colokan untuk manusia manusia yang tidak bisa hidup tanpa gadget.
Beberapa fasilitas gratisan lainnya yang layak dicoba antara lain :

All Terminal
1. Sky Train
Untuk menghubungkan antar terminal, Changi Airport menyediakan transportasi khusus dalam airport yakni Skytrain. Skytrain adalah mini MRT gratis yang beroperasi hanya di Terminal 1,2 dan 3. Bentuknya juga imut dan panjangnya sekitar 2 gerbong dari MRT biasa. Waktu yang dibutuhkan cukup singkat dan cepat. Paling lambat tuh 5 menit saja. Tidak ada petugas yang berjaga. Sky Trainnya juga dioperasikan dengan mesin. Semua dilakukan secara otomotis dan saya tinggal keluar masuk gerbongnya. Skytrain beroperasi mulai pukul 5 subuh hingga 2.30 dini hari waktu setempat.

sky train singapura
2. Make up Room
[Biasanya] Wanita ingin selalu terlihat menarik. Tidak heran bahwasanya jika para wanita ini ke Toilet, pasti waktu yang dihabiskan lebih lama dibanding para pria. Entah itu benerin rambut, re-apply lipstik, ngaca, atau numpang foto di kaca toilet. Tak terkecuali ketika sedang dalam perjalanan dan harus berhenti di bandara. Di Changi Airport, para wanita bisa leluasa berbenah diri tanpa harus dipelototin antrian wanita lainnya yang juga mau ngaca. Silahkan cari Make up room dimana tersedia kaca besar, serta tempat duduk nyaman. Salah satu yang saya temukan adalah make up room di Terminal 3 yang tergabung dengan toilet. Letaknya di pojok dan di belakangnya bisa melihat lapangan bandara Changi. Saya yakin di toilet terminal lainnya pasti juga ada nih.

make up room changi
3. Massage Chair
Ketika harus transit dari tengah malam hingga subuh, badan rasanya remuk. Langsung saja saya berambisi menemukan kursi pijat gratis ini. Changi Airport menyediakan beberapa message chair merk OSIM di semua terminal. Lokasinya untung untungan. Yang saya temukan ini di area istirahat dekat dengan baby room, internet services dan beberapa toko serta restoran di Terminal 3. Ada juga tersedia di dekat pintu masuk waiting room. Dari dua tempat duduk tersebut, hanya satu mesin pijatnya yang berfungsi. Cara mengoperasikannya mudah kok. Tinggal pencet dan atur seberapa lama/keras pijatan yang diinginkan. Harap diingat saja masih banyak kaki kaki lain yang pegel, jadi gantian yah.

4. Internet Services
Buat yang pengen tetep online, silahkan menikmati jaringan wifi gratis bandara yaitu #[email protected] Tetapi dari pada ribet, mending langsung ke internet station yang tersebar di mana mana. Sudah ada laptop/komputer yang tersedia dan tinggal pakai saja. Mereka memberikan batas waktu agar anda tidak terlena.  Biasanya letaknya dekat di information centre, apa nyempil di tempat duduk – duduk atau ada juga di waiting room. Lumayanlah buat ngecek email dan post status di Fb sebelum boarding.

Changi Airport

5. Playground
Bagi yang jalan jalan bareng anak anak, berterima kasihlah kepada bandara ini. Setidaknya si kecil tidak bakal manyun karena ada wahana permainan yang membuat anda bisa istirahat sejenak.

playground changi

 

6. Wood Block Rubbing Station
Sarana tepat terutama buat si kecil sambil menghabiskan waktu boarding. Ambil selembar kertas dan crayon yang telah disediakan lalu jiplak lah gambar gambar yang ada di meja. Pas terakhir saya datang bukan gambar shio lagi tapi gambar pemandangan di Singapura. blocknya juga udah bukan kayu melainkan kaca. Mungkin biar lebih tahan gitu.

Changi-Airport

7. Bioskop
Ketika saya mengunjungi tempat ini, kawasan ini cukup sepi mungkin karena lokasinya yang berada di lantai 2 terminal 3. Nampaknya tidak banyak yang memanfaatkan padahal lokasi ini sangat sempurna bagi yang mau pacaran diam diam. Gelap, tenang dan dingin. Hanya ada beberapa orang di dalam sedang menonton film. Kalau yang di terminal dua, agak beda bentuknya dan letaknya dekat Sunflower Garden.

8. Koi Pond
Melihat lihat ikan koi yang berenang dan berkumpul bersama sambil menjernihkan pikiran dan badan di kolam ikan bisa jadi pilihan yang tepat untuk membunuh waktu.

koi-pond

9. Singapore Tour
Ini adalah fasilitas paling spekatakuler yang masuk dalam bucket-listku. Memang belum sempat nyoba fasilitas gratisan ini karena persyaratannya adalah minimal 5.5 jam transit di Changi dan ada 2 tur yang ditawarkan yakni Heritage Tour (ke Merlion Park dan Kampong Glam) dan City Sights Tour (Merlion Park dan Gardens by the Bay). Free singapore tour selama 2.5 jam ini akan membawa kita ke Singapore flyer, Gardens by The Bay, Marina Bay Sands, Esplanade, Merlion Park, Colonial District, Chinatown, Little India dan Central Business District Singapore. Untuk tetap ikut tur ini, jangan keluar dari imigrasi yah, dan langsung aja daftar ke  information centre masing – masing terminal.

Khusus di beberapa terminal, ada juga atraksi wisata gratis lainnya. Info di bawah ini :

Terminal 2

Ke sini sewaktu datang dengan Garuda Airlines dari Jakarta. Berhubung ada delay, saya jadi bisa keliling liat berbagai fasilitas gratis seperti :

1. Sunflower Garden

Letaknya agak nyempil nih. Adanya di lantai dua setelah melewati Entertainment Deck (tempat maen PS, games dll), lalu pas di pojokan. Pas pertama ke sini udah malem, tapi masih okay karena dikasih lampu dan bukanya 24 jam lagi. Tapi karena masih penasaran banget, kunjungan kedua berikut dan berikutnya lagi, langsung deh mampir begitu landing siang-siang. Tempatnya berubaha banget dari yang saya liat pas malem. Bukan aja karena jadi terang, tapi suasananya itu loh. Kebun bunga matahari, tempat idamannya hamtaro nih.

 

sunflower garden changi

Selain bunga matahari, ada juga bunga lain warna kuning dan oranye gitu. Marigold kayaknya. Area ini emang gak luas tapi indah banget. Karena berada di luar terbuka, disediakan juga tempat ngerokok. Ih sebel this is proabably the most beautiful place to smoke in changi!

sunflower garden

2. Orchid Garden

Letaknya ada di tengah terminal 2. Seperti taman biasa aja sih bedanya ada bunga orchid, kolam ikan dan tempat duduk. Di depannya juga ada Wood Block Rubbing Station jadi cocok banget buat yang mau istirahat sambil bawa anak kecil ke sini.

orchid garden

Terminal 3

Saya mampir di sini sewaktu transit ke Amrik, dengan flight ke Jepang dulu. Lumayan nih ada waktu semaleman buat ngider – ngider dan bisa nyobain fasilitas gratis nih.

1. Butterfly Garden
Butterfly Garden ini merupakan fasilitas pertama yang pernah ada di seluruh bandara di dunia. Sebagai habitat bagi kupu kupu tropis, tempat ini dilengkapi juga pemandangan hijau dan air terjun setinggi 6 meter. Tempat gratisan yang buka 24 jam ini layak dikunjungi daripada bengong nungguin pesawat. Waktu yang terbaik yang saya rekomendasikan adalah siang karena pencahayaan yang maksimal karena pas pertama kali saya ke sini itu malam/dini dan suasana semuanya gelap gulita tidak kelihatan apa apa meskipun tetap dibuka. Kedua kalinya saya datang siang langsung deh saya nyari tempat ini. Kebetulan banget saya lagi di Ambassador Lounge, di lantai dua nya terminal 3 (satu kali naik eskalator). Pas disebelahnya Butterfly Garden ini jadi saya bisa puas mampir ke sini. Kupu – kupunya gak terlalu banyak tapi tetep asik karena pemandangannya hijau – hijau. Lumayan menyegarkan mata yang udah sepet.

butterfly garden changi

butterfly garden

Untuk terminal satu saya belum pernah ke sana.. kira – kira maskapai apa yang landing di situ yah??

Kesimpulan : Di changi airport itu meski berjam – jam emang gak ngebosenin dah karena berasa lagi cuci mata di mall aja. Selain itu selalu ada sesuatu yah baru.. entah games, photo booth, ato kuiz – kuiz yang diselenggarakan. Apalagi kalau datangnya pas perayaan macam imlek apa natal pasti selalu didekorasi bagus banget. Tapi kalau ternyata kamu masih juga bengong, Silahkan ambil trolley lalu maen dorong – dorongan aja deh.
Changi Airport

Travel Now or NEVER
8 Responses
  1. si engkong

    pertama kali transit waktu Changi baru buka belum lama kalau gak salah sekitar tahun 1977 atau 1984 yah ??? lupa deh…..masih terlalu jauh kalau membandingkan Changi dengan Soetta sih

Leave a Reply