Werkudara Solo: Bus Tingkat Wisata Pertama di Indonesia

Apa moda transportasi yang pernah anda naiki?

Sepeda, motor, mobil, bus, kereta api, pesawat? Itu saja? Udah pernah nyobain naik bus dua tingkat belum? Kalau sudah mungkin ketika anda di luar negeri. Sebut saja bus tingkat (isitlah kerennya : double decker) di Singapura yakni Hop On Hop Off Bus, di Thailand atau di Inggris .

Ups… ATTENTION!

Indonesia juga pertama kali punya bus tingkat kayak gitu yakni adanya di Solo. Namanya werkudara. Bus tingkat ini dioperasikan sebagai salah satu atraksi wisata. Werkudara merupakan hasil inisiasi pak Jokowi di tahun 2011 ketika dia menjabat sebagai Walikota di Solo. Werkudara pun merupakan produk dalam negeri loh! *proud*

Bus Werkudara Solo berwarna merah mencolok dan mempunyai tinggi 4,5 meter atau kalau duduk di atas, maka akan lebih tinggi dari lampu lalu lintas. Lebarnya sama dengan bus pada umumnya yakni 2,5 meter. Oleh karena itu, Werkudara hanya dapat membawa kita berkeliling jalan jalan utama di Solo saja. Selama kurang lebih dua jam perjalanan, akan ada pemandu yang akan memberi tahu spot spot penting di kota Solo.

Bus wisata Werkudara hanya beroperasi di hari Sabtu dan Minggu. Jam yang saya naiki adalah jam 12 siang (aneh yah jalan di tengah siang bolong). Sebenarnya ada jam 9 pagi dan 4 sorenya. Tetapi kata stafnya yang jam 9 pagi tidak beroperasi karena tidak ada penumpang. Minimal ada 20 orang baru deh Werkudara dioperasikan. Sedangkan sorenya penuh.

Harga tiket per orangnya Rp.20.000 (tahun 2013 wkwk). Ohya Werkudara juga dapat dicarter loh! cukup merogoh kocek sebesar Rp.800.000 dan bus dengan 54 seat ini pun dapat anda bawa kemana mana.

 

werkudara
Nah sebelum bus ini berjalan, Perlu diingat jika memilih duduk di bagian atas, hati hati akan ranting pohon yang tiba tiba suka menyambar. Siapkan juga body lotion agar kulit terlindungi dari sinar matahari. Biar tambah keren pakai kacamata hitam dong.  Sudah siap? Yuk kita mulai perjalanan menyusuri kota Solo!

bus werkudara solo

bus werkudara

Rute Awal Werkudara :

Kantor Dinas Perhubungan Manahan – Jl Adi Sucipto – Perempatan Manahan (tugu wisnu) – Jl Ahmad Yani – Kerten – Jl Slamet Riyadi – Gendengan – Ngapeman – Pasar Pon – Gladag – Jl Jenderal Sudirman – Jl Urip Sumoharjo – Jl Kol. Sutarto – Jl Ir Sutami – Jurug (Kebun Bintang Taman Jurug)

Bus Werkudara Solo akan berhenti di depan Kebun Binatang Taman Jurug dan para penumpang diminta gantian tempat duduk (yang diatas duduk di bawah dan sebaliknya) agar semua dapat merasakan pengalaman yang sama. Tetapi karena jumlah tempat duduk di bawah terbatas, ada yang kembali duduk di atas juga. Hm enakan kayak saya. Numpang duduk di samping pak kusir.. eh pak supir.

Sebagian para penumpang kebanyakan turun dan keluar dari bus untuk sekedar meluruskan badan, membeli minuman, mencari WC atau foto foto. Waktu yang diberikan hanya 15 menit. Jika tak on time, maka akan ditinggal bus. Jadi sekedar tips, kalau mau ke WC dan agak lama, lapor kepada supir/kernet agar mereka dapat menunggu.

werkudara solo

Lalu berikutnya bus pun siap memulangkan kita kembali dengan rute sbb:

Rute Balik Werkudara :

Jurug (Kebun Bintang Taman Jurug) – Jl Ir Sutami – Jl Kol. Sutarto – Jl Urip Sumoharjo – Jl Jend. Sudirman – Gladag – PGS – Sangkrah – Jl Kapten Mulyadi – Baturono –  Jl Veteran – Tipes – Jl Bayangkara – Baron – Jl Dr Rajiman – Jl Perintis Kemerdekaan – Purwosari – Jl Slamet Riyadi – Kerten – Jl Ahmad Yani – Kantor Dinas Perhubungan Manahan.

Selama perjalanan, tak jarang kami (baca: Werkudara) jadi pusat perhatian masyarakat lokal. Bahkan ada yang melambaikan tangan kepada kami. Wah nampaknya masyarakat solo sendiri juga jarang jarang neh nyobaiin werkudara.

Buat yang mau nyobaiin, jangan lupa tanyakan dulu jam keberangkatan dan booking terlebih dahulu jika takut kehabisan tempat. Semua info tentang Werkudara dapat diperoleh disini:

Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta
Jl. Menteri Supeno no 7 Manahan Surakarta
CP : Indri (085642005156) atau Sandi (085229790462)

Travel Now or NEVER
13 Responses
  1. engkong Sydney

    keren pernah denger nih bis dikota Solo ini kalau ga salah cuma satu di Indonesia yah ?? di Kota Sydney ada juga sama buat Tris doang, tapi lantai atas bener-bener terbuka kap nya jadi lebih kelihatan semua pemandangannya

  2. Illumi Arzia

    Mungkin karena bus tingkat Werkudara merupakan bus pariwisata dan harganya sedikit agak mahal (untuk ukuran orang Solo) jadi tidak banyak masyarakat Solo yang menaikinya, termasuk saya sendiri (belum sempat saja sih) 🙂

  3. @Good Paste Information : Kabarnya di solo juga ada kereta pariwisata.. tapi belum sempat naik 🙁 dan harganya lebbbiiihh mahal lagi

    @Ilumi : Ayo dicoba kapan2. Ajak anak anak pasti pada kegirangan

    @engkong: di Brisbane lenny juga pernah naik.. walaupun rutenya singkat banget ehhe iya ini pertama dan baru ada satu satunya di Indonesia

  4. si engkong

    Len kalau kereta khusus wisata di Indonesia juga sudah ada tapi bener mahal tiketnya, ampe satu gerbong dicharter seharga 2 juta apa 20 juta tuh, kalau di Sydney kereta listrik dalam kota semua bertingkat sih sejak lama, justeru kereta jarak jauh antar provinsi ga bertingkat karena lebih Luxury dan mesin diesel bukan listrik, contoh Sydney-Perth bisa 3 hari 3 malam tiket lebih mahal dari pada Pesawat

  5. Iya engkong kalo gak salah PT.Kereta api deh yang punya itu. Di solo kayaknya pernah baca juga tapi lupa lupa ingat infonya…

    iiih asik kali yah kong naek kereta luxury mau.. lenny pecinta perjalanan darat soalnya 🙂

  6. ulasan tentang Rail Bus-nya mana, Len? kayaknya asyik juga deh buat dibagi-bagi inpormasinya,,, secara di Indonesia baru ada di Solo itu jenis transportasi,,, 😀

  7. sebagai orang yang besar di Solo, aku malah belum pernah naik bus ini. 😆

    jaman ku SD di Solo, aku pernah naik bus kota tingkat keluaran Volvo. makanya dulu kalo denger merek mobil Volvo, langsung ingatnya bus tingkat.

    yang pernah kunaiki malah bus City Tour yang ada di Jakarta waktu awal-awal ada, malah.. 🤣

Leave a Reply