Tebing Breksi Jogja sebagai Objek Wisata Baru Terpopuler

Jika di Inggris ada Brexit, di Sleman-Jogja ada Breksi.

Jika di Bandung ada Tebing Keraton, di Sleman-Jogja ada Tebing Breksi.




Okay segitu aja pembukanya, sebelum krik-krik-krik…

Anyway, aku juga baru pertama kali dengar tempat ini. Taunya pas diundang dalam Famtrip Jogja. Lalu maren-maren pas ada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017, tempat ini juga masuk dalam salah satu nominasinya yakni wisata baru terpopuler. Wihh must be a great place dong yah!

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Pas menuju ke sana, si bapak guide menjelaskan awalnya Tebing Breksi merupakan daerah penambangan batu kapur di Sleman, Yogyakarta. Batu Kapur yang ada di sini terkenal akan kualitasnya sehingga banyak digunakan di berbagai hotel dan rumah. Bahkan hotel sekelas Amanjiwo, batu kapurnya juga dari sini loh. Namun, lama kelamaan gunung yang semula asri pun habis tergerus. Selain itu, aktivitas penambangan ini juga tidak sesuai dengan pelestarian lingkungan, sehingga warga sekitar pun mengambil langkah lain dan menyulap area ini menjadi sebuah tempat wisata. Melihat minat para wisatawan yang gemar berfoto, maka tebing batu kapur yang masih tersisa mulai dipahati dengan berbagai ornamen dan ukiran yang unik seperti wayang dan naga. Sejak dibuka pada tahun 2014, tempat ini pun langsung booming dan menarik banyak pengunjung, terlebih belum diterapkannya tiket masuk, hanya membayar sukarela saja.

tebing breksi yogya

tebing breksi sleman

Untuk menuju ke sini, aksesnya sudah baik. Cuma karena kami menuju ke bukit, pas sudah mulai dekat, sepanjang jalan itu yah tanjakan semua. Aku dan temen-temen datangnya pakai bus sih jadi berasa banget pas nanjak gitu jadi pelan banget. Dari yang awalnya kiri-kanan itu semua hijau, berubah menjadi kiri-kanan orang jualan aneka printilan batu kapur. Lalu begitu sampai, kami dihadapkan pada sebuah tempat terbuka yang lapang yang dikelilingi tempat duduk ditata seapik mungkin.

breksi jogja

Beberapa mesin besar masih nampak berkerja meski cuma satu dua saja. Sisanya, banyakan pengunjung yang tampak menyemuti di berbagai sisi tebing. Yang paling mencolok pertama adalah sebuah lorong tebing, yang seperti kue dipotong, lalu diukir dengan berbagai ornamen. Lalu di dalamnya, ada juga ukiran wayang di berbagai dinding.

tebing breksi

Menuju ke atas, aku bisa melihat pemandangan dari ketinggian. Meski beberapa spot sudah dipatok untuk arena selfie, tapi tak apa, saya masih bisa mencoba menikmati.

Karena tidak sedang ingin berfoto di arena yang sudah dipatok ini, aku dan temen-temen turun dan menjelajahi daerah yang tidak ada pengunjungnya yakni di samping.

Tidak luas sih, karena kepentok sama jurang gitu. Namun saya lihat justru di sini, suasananya berasa lebih dapat tebingnya. Guratan tebing tersebut terlihat dari tiap tekstur tebing. Aku berusaha manjat ke tebing tersebut. Tidak begitu tinggi namun cukup untuk mendapatkan angin sepoi-sepoi di sore hari ini.

Terus ada mobil jeep gitu teronggok di sana. Pikiranku langsung keinget bromo. Kalau di sana jeep-nya ada di lautan pasir, kalau di sini, jeep-nya terjebak sama tebing kapur. Sama-sama ikonik. Foto ah!

tebing breksi

tebing breksi jogja

Rupanya keberadaan jeep di sini bukan cuma buat narsis, tapi emang betulan ada tur-nya loh. Menurut abang-abang jeep yang aku tanyai, karena daerah ini dekat sama beberapa objek wisata, yakni Candi Ijo, Bukit Papal dan yang lainnya, maka tersedia juga tur dengan menggunakan mobil jeep (bisa untuk kapasitas 4 orang) untuk sensasi bertualang yang berbeda.

Jadi buat yang bingung selain ke sini buat foto-foto, bisa juga ikutan jeep tour ini yah.

**

Pas malam Anugerah Pesona Indonesia (API) tanggal 25 November 2017, ternyata si Tebing Breksi ini menang juara 1 loh. Selamat yah Tebing Breksi!

Semoga makin bisa membantu perekonomian masyarakat lokalnya yah. Tapi kalau bisa fasilitasnya juga ditingkatkan yah. Untuk parkir mobil dan bus, sudah sangat memadai namun saya sempat ngecek toilet (bayar seikhlasnya juga) yang ada di area samping kantin, ternyata jumlahnya masih sedikit dan perlu diperhatikan lagi kebersihannya. Bagi cewek-cewek, ada baiknya bawa tisu dan “alat kebersihan” sendiri yah. Selamat berwisata 🙂

Comments(6)

  1. December 6, 2017
    • December 6, 2017
  2. December 9, 2017
  3. December 9, 2017
    • December 10, 2017

Leave a Comment