Akhirnya Resign Juga!

Aaah nulis ini rasanya penuh dengan kelegaan ~~

Jadi, para pembacaku sekalian, mungkin kalian beberapa ada yang tahu, saya dari Jambi, pindah ke Jakarta demi sebuah Dream Job, yakni menjadi penulis/reporter/kuli tinta di sebuah perusahaan media cetak. Awal-awal masuk, semangat menyala-nyala, ditambah aku belajar banyak hal, dan kesempatan jalan-jalan terbuka cukup luas. Masuk tahun kedua, mulai banyak drama dan gonjang-ganjing. Di saat itu, pikiran untuk resign sudah mulai muncul. Emang dasar akunya kutu loncat juga kali yah jadi akhirnya Dream Job tersebut lama-lama jadi Reguler Job. Aku pun lantas sampai juga di titik jenuh. Di akhir penghujung tahun maren, jadilah rencana resign sudah dirancang sematang mungkin. Aku sudah mulai bikin ancang-ancang, yang ternyata eksekusinya beneran dijalankan di Februari ini.

So i’m free at last!

Keputusan ini tentu sudah dipikir untung ruginya. Perasaanku juga antara senang akan tantangan berikutnya, dan sedih karena meninggalkan zona nyaman. Tapi memasuki tahun ke-3 (kalau tidak resign), aku rasa ini keputusan terbaik.

Jadi pindah ke mana?

Gak ke mana-mana. Aku tetap di sini..di hati kalian semua. Eaaak! Beneran kok aku tetap bakal nge-blog, jalan-jalan lebih sering (finally!), nulis, foto-foto dan woro-wiri di lini sosial kalian. Yang berubah hanyalah statusku.. dari yang harus ngabsen tiap jam 9 pagi, lalu menjadi bisa tidur siang habis makan. Jadilah sekarang aku seorang full time blogger dan freelancer aja.

Tentu enggak mudah mengambil keputusan ini. Tak semua orang mau ambil resiko jadi pekerja serabutan. Penuh ketidakpastiaan. Tapi tak semua orang juga mau terjebak dalam ritme kantoran. Aku pastilah masuk kategori yang ke dua. Meski kudu kehilangan gaji bulanan yang tak seberapa itu tapi mudah-mudahan dibukakan pintu rejeki yang lain. Kalau pun tidak, terbayar kok dengan kebebasan serta peluang lainnya yang kini bisa ku capai. Aku percaya sih, selama melakukan apa yang kita sukai, meski belum membuahkan hasil sekarang, atau bahkan tak kunjung keliatan duitnya, mudah-mudahan semua itu nanti akan berbuah yang manis-manis. Yang penting sekarang itu ketenangan jiwa, jenderal!!

freelance

Btw, postingan ini bukan untuk mengajak kalian “Quit your job and travel the world” loh yah. Aku sadar-sesadar-sadarnya, bahwa tipe orang itu berbeda-beda dan gak semua juga mau resign cuma demi bisa halan-halan. Contoh :

Papaku tipikal harus jadi bos, karena dia pantang dibilangin –> Pantesan aku keras kepala dan susah diatur dari dia kali!

Sedangkan..

Ceceku tipikal idaman semua bos. Workaholic. Weekend, libur nasional atau habis imlek disuruh kerja pun tak masalah. Mungkin dia pikir daripada bengong dan ngomong sama tembok kali yah. Dari zaman lulus kuliah, hingga sekarang beranak 1, dia masih setia loh di perusahaan yang sama. Awal masuk dari entry level hingga sekarang udah level manajer. Cuti tahunan si cece seringkali sampai meluber, kagak dipake. Beda banget ama aku yang minus cuti! Saking banyak cutinya, dia lebih milih diduitin dari pada diambil. Huft!

Nah, aku sendiri, gak masuk ke dua kategori itu kali yah. Tidak pengen jadi bos, tapi kayak ogah juga jadi anak buah mulu. Terus aku tuh kayak gak bisa diam di satu tempat, bosenan, tapi juga sangat menyukai rutinitasku sehari-hari. Kalau gak ada kerjaan, aku ga suka juga karena rasanya gak produktif banget. Tapi giliran terlalu sibuk, sampai gak punya waktu buat diri sendiri dan keluarga, aku juga sedih. Duh ribet yah~~

Jadi idealnya, aku pun jadi freelancer aja deh.

Meski kini sudah tidak jadi karyawan lagi, percayalah aku bakal tetap berkarya.

Bagiku sukses itu tidak harus lewat jenjang karir di perusahaan. Dunia sudah berubah, begitu juga standar sukses ikut berevolusi. Kerja gak mesti dalam kubikel kok. Karya tetap bisa dihasilkan dari mana saja. Toh makin ke sini, standar suksesku juga sudah bergeser. Tidak lagi mencari pangkat tinggi-tinggi. Kesuksesan itu hadir dalam banyak wajah. Punya keluarga yang harmonis, sehat, bisa tidur nyenyak tiap malam, punya orang terdekat yang mendukung, de el el itu semua bisa jadi tolak ukur sukses dan prioritas hidup loh.

Meski gitu, gak nolak loh yah kalau ada yang nawarin kerjaan hehe yang penting fleksibel aja.. Eakk! Udah ah mau lanjut bobo siang dulu…zzzzz!

***

Kalau kalian sekarang ada di fase yang mana nih? Lagi meniti masa depan? puas dengan kerjaan sekarang? atau lagi nyiapin surat pengunduran diri? Atau malahan udah bangun bisnis sendiri? sini sini curhat sama tante.

Comments(42)

  1. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  2. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  3. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  4. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  5. April 1, 2018
    • April 1, 2018
      • April 8, 2018
        • April 8, 2018
  6. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  7. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  8. April 1, 2018
  9. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  10. April 1, 2018
    • April 1, 2018
  11. April 1, 2018
    • April 2, 2018
  12. April 2, 2018
    • April 2, 2018
  13. April 2, 2018
    • April 3, 2018
    • April 4, 2018
  14. April 4, 2018
    • April 4, 2018
  15. April 4, 2018
    • April 4, 2018
  16. April 7, 2018
    • April 7, 2018
  17. April 7, 2018
    • April 7, 2018
  18. April 9, 2018
    • April 9, 2018
  19. April 11, 2018
    • April 11, 2018

Leave a Comment