Menginap di Eagle Camp Dusun Bambu

Saya punya satu impian untuk membawa adik adikku berkemah. Kenapa begitu? karena masing masing kami dulunya pernah jadi anggota pramuka dan merasakan tinggal di alam. Nagih loh! Namun karena sekarang sudah agak tuwir, saya sudah terlena dengan yang namanya kenyamanan sehingga meski berkemah saya nggak mau harus korek korek tanah dulu sebelum buang air.Untungnya sekarang makin banyak pilihan tinggal di tenda atau yang dikenal sebagai glamping (glamour camping) dimana kita berasanya tinggal di hotel. Yang saya coba salah satunya adalah Eagle Camp, sebuah konsep penginapan kemah premium, jika tidak mau dibilang mewah yang terletak di Dusun Bambu, Bandung.

Tanpa pikir panjang dan lihat dompet saya langsung membooking via telpon dan langsung harus mengkonfirmasi pemesanan dengan membayar via transfer. Meski low season (saat puasa), tempat ini nyaris selalu penuh sehingga harus bayar terlebih dahulu. Ok demi impian yang tertunda, Bayar deh!

Hari yang ditunggu tunggu telah tiba. Dengan kendaraan sewaan dari bandung, kami meluncur pagi pagi agar terhindar dari macet. Begitu nyampai, tinggal bilang kami menginap di Eagle Camp dan langsung dipersilahkan lewat jalur khusus dan parkir di tempat khusus yang dekat tenda. Duh udah gak sabar melihat tenda kami yang berada di atas bukit. Inilah penampakannya :

Eagle Camp

Eagle Camp

Eagle Camp
Wiiiih… saya cukup speechless karena sengaja nggak mau menaruh harapan terlalu tinggi. Namun ternyata, Eagle Camp (atau disebut juga Sayang Heulang) bener bener memuaskan. Daerah bukit yang didedikasikan hanya untuk tamu yang menginap (umum tidak boleh naik) membuat kami benar benar nyaman. Masing masing tenda memiliki daerahnya masing masing yang terdiri dari tenda, tempat duduk di luar dan dibawahnya ada kamar mandi dan WC sehingga nggak perlu berbagi. Tetangga sebelah jaraknya hanya lima meter tapi terhalang dengan pagar bambu dan tumbuh tumuhan sehingga nggak bakal bisa ngintip deh.

Seharian kami habiskan waktu di Dusun Bambu untuk beraktivitas. Sewaktu mau balik ke tenda yang berada di bukit, Kami tinggal minta wara wiri (kendaraan oeprasional di Dusun Bambu yang berwarna warni) untuk nganterin pulang ke tenda. Fiuuh!

Menjelang malam, kami udah memakai kaos kaki dan berlapis lapis baju namun udara tetap menggigit. Saatnya api unggun! Saya pun langsung menelpon dan tak berapa lama dua staffnya datang dan membawa kayu bakar serta peralatan lainnya dan men-setup segalanya hingga api berkobar. Cihuiii jadi juga kami kemping beneran!

Eagle Camp
Paginya, begitu bangun kami males banget keluar dari sleeping bag. Udara masih dingin namun saya paksakan diri mengingat inilah saat terbaik menikmati Dusun Bambu tanpa tamu tamu lainnya. Memang segala permainan belum dibuka namun kami masih bisa keliling dusun bambu dan foto foto tanpa ada satupun tamu lainnya. Heaven!

Setelah itu kami yang sudah kelaparan, langsung menuju ke Burangrang Restaurant dan sarapan pagi sekaligus check out. Sedih deh!
In the end, adikku bilang :
“Yah kok cuma nginep semalem sih?”
Well, we had so much fun here but the trip is not ends yet. So better be move on kids!

Nginep di sini emang bikin ketagihan nih. Kurang apa lagi coba? Menginap di tenda rasa hotel loh!
Ada yang tertarik?

Info:
Eagle Camp (Sayang Heulang) Dusun Bambu – Indonesia
Alamat : Kolonel Masturi Km. 11, Situ Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat 40551, Indonesia
Telp : (022) 82782019 Hp : 085721179022 Pin BB : 572624AO
Rate : Rp. 2.010.250 / malam dan single tent. (Juni 2015) Extra Bed : Rp.250.000
Check in time : 2 Pm Check Out time : 12 noon

Fasilitas Eagle Camp Dusun Bambu:
1. Free Naik perahu di danau untuk dua orang (jika naik satu lagi dikenai tambahan biaya Rp.10.000/orang)
2. Free Welcome drink di Pasar Khatulistiwa (bisa ditukar dengan bandrek atau Bajigur)
3. Free Welcome snack (pisang dan tempe goreng) dan Welcome fruit (Pisang, anggur, jeruk, apel dan belimbing)
3. Free Wifi
4. Free antar balik ke Tenda menggunakan wara wiri.
5. Free Api Ungun
6. Free alat BBQ. Sayangnya kami nggak bawa makanan untuk dipanggang, nggak tahunya kalau bawa sosis, daging dan sebagainya bisa dititipin di kulkas mereka. Namun petugasnya sempat nawarin sih kalau mau bakar jagung, ada stok jagung segar sekitar 8-10 ribu / biji. Sayangnya kami udah kenyang.
7. Free Breakfast di Burangrang restaurant. Karena yang ditanggung hanya berdua, kami dikenai charge satu lagi sebesar Rp.38.396 yang mana murah banget karena menunya dalam porsi jumbo dan semuanya enak. Ada dua menu yang tersedia yakni western (sereal dan american breakfast) dan Indonesian (nasi goreng ayam). Masing masing pilihan sudah termasuk minuman (orange jus / kopi / teh dan air putih), desert (roti dan kue) serta seporsi buah segar. Yummy!
8.Free Amenities seperti air mineral, kopi dan teh dengan alat pemanas air tinggal colok serta handuk. Untuk toiletries sangat terbatas, sebaiknya bawa sendiri.
9. Bisa minta alat pemanas untuk malam hari karena ketika malem suhu bisa drop di bawah 20C.
10. Disediakan juga radio, tempat colokan listrik yang panjang serta tambahan 2 lampu senter.
11. Free parking spot dekat dengan tenda khusus bagi yang nginep.
12. Telpon ke bagian manapun sehingga bisa minta tolong buat api unggu atau pesan makan di restoran tanpa harus keluar tenda.
13. Laundry & Dry Cleaning Service
14. Safe Deposit Box

Eagle Camp

Eagle Camp

 

About the author

Travel Now or NEVER
13 Responses
  1. si engkong ozi

    keren euy Eagle Camp yang ternyata dulu hanya Situ Lembang untuk Mancing Ikan doang dan kurang terurus, sekarang sampai ada fasilitas kampingnya, si engkong sampe dah lupa ama kota Kelahirannya, thanks sharingnya Len

  2. @Vari : cocok mbak 🙂 di tenda aman kok tidak ada benda keras yang bakal melukai anak anak dan ada pemisah antara ruang tamu dan tempat tidur. selain itu lantainya ada dikasih tikar. Namun mbak harus hati hati sewaktu di luar tenda ketika akan menuju toilet di bawah karena setelahnya langsung tersambung dengan lembah mbak 🙂

    Satu tenda menurut saya bisa muat hingga 4 orang dewasa jika mau tinggal tambah extra bed saja.

Leave a Reply