Makan sambil Keliling Bandung bersama Street Gourmet

Sudah berkali kali mengunjungi kota Bandung, sejujurnya saya sendiri belum sempat terlalu keliling-keliling di kotanya. Palingan sambil lewat aja kalau ke suatu tempat. Atau biasanya ke bandung pun mainnya ke luar Bandung karena kalau di kota (terutama weekend) suka macet. Namun sekarang sudah ada solusi menyenangkan nih buat keliling bandung (meski macet) dan dijamin gak bakalan BT yaitu coba aja naik Street Gourmet.

Street Gourmet merupakan bus kuliner pertama di Indonesia yang di dalamnya menyediakan 8 meja dimana terdapat 4 meja berkapasitas 4 tempat duduk dan 4 meja dengan 2 tempat duduk sehingga total dapat menampung 24 orang. Total bus ini depannya saja yang dipake buat penumpang sisa setengahnya di belakang dijadikan dapur.

Jauh-jauh hari saya sudah mem-booking Street Gourmet pada hari sabtu jam 3 sore. Saya pun datang lebih pagi ke Mister Komot cafe yang sepertinya satu owner dan di situlah starting pointnya. Sebelum naik kita dapat memilih menu makanan yang diinginkan terlebih dahulu. Mereka menyediakan 3 set menu yang terdiri dari appetizer, soup, main course dan dessert dengan 3 pilihan makanan yakni 2 Western dan Indonesia. Saya sudah pasti memilih set menu Indonesia dong #perutkampung




Setelah mendekati jam 3 saya dan tamu lainnya dipersilahkan ke bus hitam yang sudah parkir dari tadi di depan cafe. Rupanya tempat duduk sudah disiapkan oleh mereka. Karena saya hanya sendiri #jomblo saya pun kebagian duduk di meja untuk dua orang sedangkan yang keluarga duduk di meja berempat. Tapi ada juga sih yang pasangan dapet di meja berempat.

Kesan yang pertama didapat adalah “wah mewah banget bus ini.”
Lantainya dikasih karpet merah dan tempat duduknya empuk banget. Selain itu, bus ini kekinian banget dengan menyediakan colokan listrik di bawah meja sayangnya belum ada Wifi aja :p

street gourmet
Tepat jam 3 bus pun mulai jalan dan para penumpang langsung dipandu dengan berbagai cerita seputar kota Bandung manakala bus melewati beberapa tempat iconic Kota Bandung seperti Gedung Sate, Kantor Walikota, Dago, Alun-Alun, Jalan Braga dan lain-lain. Selama di jalan, saya lihat masih banyak yang belum begitu ngeh tentang bus ini karena tatapan mereka agak-agak bingung gitu. Apalagi karena kacanya transparan maka yang di jalan pun dapat melihat ke dalam bus dan mereka terheran heran melihat kita lagi makan dengan garpu dan minum dari gelas kaca. Iih berasa artis deh diliatin. Gak jarang ada anak-anak yang melambai-lambaikan tangan juga 🙂
bus street gourmet bandung
street gourmet bandung

Tanpa perlu menunggu, sambil melihat-lihat ke jalan, mbak-mbak pramusaji pun mulai menghidangkan makanan satu persatu yakni semangkok pempek palembang dengan cuko dan timun. Maknyoss! Sebelumnya kami juga telah diminta menggunakan apron biar baju gak kotor jika terkena makanan. Untuk tempat gelas udah dipersiapkan tempat khusus jadi gak bakal tumpah selama di jalan. Tapi sebenarnya tak perlu khawatir karena selama perjalanan bus akan melaju pelan sekitar 30 km/jam sehingga kita dapat menikmati makanan dengan santai.

makan bus

menu di bus street gourmet
Menu berikutnya yang keluar adalah sup daging yang segar untuk menemani perjalanan dalam bus AC ini. Yang paling ditunggu-tunggu adalah tentunya main course yaitu paket nasi remes dengan ayam, telur, tempe orek, sambal dan kerupuk. Walaupun bagi saya ayamnya cenderung kurang rasa, tapi overall makanannya saya suka terutama mpek-mpek karena kebetulan saya juga lagi ngidam itu. Yang berikutnya saya suka yaitu jus buah naganya yang segar dan dessertnya yang kecil tapi sesuai porsi. Saya sempat melirik ke meja sebelah menu western nya kurang lebih terdiri dari pasta atau steak gitu deh. Porsinya cukup jumbo untuk seorang aja. Terutama kalau bawa anak-anak kan tidak ada kids menu terpaksa si orang tuanya yang akan bantu menghabiskan. Dijamin kenyang deh! Malah keasikan makan jadi lupa menyimak info dari guide dan lihat ke jalan.

street gourmet

street gourmet
street gourmet
street gourmet
Setelah dijamu dengan baik hampir sekitar 2 jam lamanya (tergantung traffic), akhirnya bus pun kembali ke Mister Komot Cafe dan perjalanan ini pun berakhir. Hemat waktu banget nih! Sambil belajar beraneka info tentang Bandung, perut juga terus diisi. Happy!

Untuk yang tertarik mengikuti bus kuliner ini, jangan lupa mem-booking terlebih dahulu biar tidak kehabisan tempat.Don’t miss the chance to explore Bandung city while dine in!

Tips :
1. Ke WC dulu sebelum jalan karena tidak tersedia WC di dalam bus.
2. Sepanjang perjalanan, penumpang dilarang berdiri apalagi berjalan-jalan di bus. Selain karena cuma bisa dilalui satu orang, hal ini akan menghambat si pramusaji yang sedang melayani kita. Jika butuh untuk difoto (pastinya!) bisa minta tolong guide atau pramusaji.
3. Tidak disarankan membawa anak yang terlalu kecil yang belum bisa duduk manis karena tentunya bakal menggangu penumpang yang lain juga jika anaknya nanggis / lari lari dalam bus.
4. Tak jarang bus ini dapat digunakan untuk acara-acara seperti reunian, grup, atau bagi yang mau proposed pacarnya. monggo loh!

**

Harga: Dewasa : Rp. 173.250 || Anak-anak : Rp.115.500

Jadwal : Setiap hari 09.00-12.00 & 15.00-18.00 WIB

Alamat : Jl. Cilaki no. 45 Bandung (Mister Komot Cafe)

Telp : 081703267777

Instagram : streetgourmet_bdg

Hotel yang dekat dari lokasi ini —> Ivory Bandung

Comments(8)

  1. April 13, 2016
  2. April 13, 2016
  3. April 13, 2016
  4. April 13, 2016
  5. April 14, 2016
  6. April 14, 2016
  7. April 20, 2016
  8. April 20, 2016

Leave a Comment