Jalan-Jalan di Jakarta. Kemane Aje Enaknye?

Sebelum pindah ke Jakarta dua tahun yang lalu, saya selalu merasa excited tiap kali terbang ke ibukota. Yah karena status saya saat itu sebagai turis. Pengen main ke pulau seribu, pengen coba kerak kelor, dan so on.

Tapi ketika sudah beneran menetap, tinggal di samping kali ciliwung dan rutinitas kerja berjalan, saya lupa keinginan saya yang dulu-dulu itu. Yang ada tiap weekend, saya bangun siang, males-malesan, lalu sorenya ke mall… sepertinya halnya sebagian orang yang Jakarta yang telah penat bekerja selama seminggu.




Ada sih kadang weekend /weekday tidak di Jakarta (baca : traveling) namun kebanyakan tentu saja hanya mendap di kos. Saya jadi mikir sebenarnya Jakarta itu bisa jadi gerbang pariwisata Indonesia. Seharusnya banyak hal menarik yang dapat dicoba / dilakukan jika saya mau kembali mengenakan kacamata turis saya. Ini penting nih biar saya gak merasa bosan di Jakarta dan cari alesan buat booking tiket. Apalagi kalau kebetulan ada turis ke sini dan menanyakan rekomendasi tempat wisata. Saya pun lalu bingung juga menjawabnya.

Oleh karena itu, saya mencoba menggali tempat-tempat yang menurut saya cukup menarik yang bisa dilakukan di Jakarta, entah itu buat wisatawan maupun yang sudah puluhan tahun bergumul dengan asap debu ibukota :
1. Kota Tua
Well.. setidaknya bagaimanapun kota tua emang adalah salah satu tempat bersejarah yang dikelilingi banyak museum. Meskipun area ini selalu panas dan ramainya suka bikin penat, tapi setidaknya tempat ini selalu muncul di deretan teratas manakala ada yang bertanya “Ke Jakarta enaknya ke mana yah?”. Kalau udah kepanasan banget (secara kosong gak ada pepohonan buat berlindung), cobain deh ngadem cantik di cafe Batavia.

cafe batavia

Sebenarnya, tempat ini saya rasa kalau dibenahi lagi sebenarnya tentu saja bisa menarik. Sekarang sih sudah ada aturan tidak boleh lagi pedagang asongan berjualan di area yang telah dibatasi. Selain itu, tempat ini juga cocok buat orang yang doyan foto Human Interest atau foto Pre Wedding(eh masih ada gak yah?). Jika naik sepeda onthel udah terasa biasa saja, coba pelototin banyaknya boneka – boneka badut yang bersileweran dan orang-orang yang berbusana aneh mengajak kita berfoto agar mendapatkan uang. Yang paling seru menurut saya adalah menjawab teka-teki kenapa ada orang yang bisa duduk di atas tongkat?

2. Sunda Kelapa

Dari kota tua ini, udah tinggal dikit lagi bisa ke Sunda Kelapa loh. Pelabuhan Sunda Kelapa cukup unik dan menarik sih karena merupakan pelabuhan angkut barang yang datang dan akan pergi ke seluruh pelosok daerah di Indonesia. Semua kapal masih berupa kapal kayu besar semacam pinisi dan parkirnya miring gitu jadi unik banget kalau liatnya. Kalau mau lebih seru, saya saranin naik kapal keliling dengan biaya sewa Rp.100.000 / kapal bisa buat 6-7 orang. Seru juga loh!

sunda kelapa

tur sunda kelapa

3. Monas
Meski sudah sering melihat monumen nasional ini di TV, majalah, dll tentu rasanya beda kalau liat langsung. Sampai sekarang saja saya belum kesempatan untuk naik ke atas monas loh. Cuma baru berfoto ala ala pegang puncak monas dari jarak yang jauh aja. Tempat ini juga cocok loh bagi yang pengen olahraga pagi karena tidak ada kendaraan di sekitar monas.

4. Car Free Day
Ngomong-ngomong soal olahraga pagi, jangan lewatkan car free day, satu-satunya kesempatan Anda untuk foto di tengah jalanan ibukota tanpa diserimpet angkot. Jalurnya cukup panjang loh. Dari bundaran HI sampai FX tuh bisa kamu jajali dari pagi-pagi buta hingga jam 11. Selain itu, di ruas ruas jalan, tiba-tiba banyak pedagang yang menjual beraneka macam barang, wah jadi seperti pasar tumpah pokoknya. Jadi kalau motivasi bangun pagi masih kurang, anggap saja ke car free day itu mau belanja jadi pasti lebih semangat 🙂

car free day

5. Rooftop Bar
Jika sehari-hari udah muak terjebak dalam pusaran kemacetan, kali ini rasakan nikmatnya melihat macet dari atas alias nongkrong cantik di Rooftop Bar. Malam di Jakarta itu cantik loh karena lampu-lampu yang berkelap-kelip serta skyline Jakarta itu adalah pemandangan yang membius. Beberapa rekomendasi saya yakni SKYE, Cloud, Artotel dan yang paling happening saat ini adalah Henshin di hotel westin yang paling tinggi seantero jakarta.

henshin resto

6. Free Jakarta Tour
Jakarta sudah punya loh bus dua tingkat ala ala di London. Kabar gembiranya lagi, bus ini GRATIS! sengaja di capital biar semua ngeh ehhe. Rute nya di sekitaran jakarta pusat tapi yang pernah saya ikut (dua kali) yang dari depan Sarinah keliling sekitar ke pusat bisnisnya Jakarta. Yang baru lagi saya nyoba ikut dari Balai Kota jam 11.45 (datang tiap 1 jam) hingga ke Kalijodo.

7. Kalijodo
Nah dulu kalo bilang mau ke Kalijodo, orang – orang udah pasti ngira saya gak bener nih karena daerah itu emang udah jadi rahasia umum sebagai sarang prostitusi dan judi sehingga tempatnya emang nyeremin dan kumuh, mana ada kali persis di sampingnya. Tapi kalau sekarang, sejak digusur tahun 2016 hingga diresmikan pada tanggal 22 Februari 2017, kawasan ini ramai dikunjungi karena berubah total. Kalijodo sekarang sudah seperti tempat wisata dimana pengunjung bisa selfie di dinding berlukiskan mural, bisa liat atau nonton orang main skate park, BMX, in line skate atau sekedar maen sepedaan saja. Kalau malam, daerah ini malah makin ramai karena banyak yang jualan dan banyak aktivitas permainan yang bisa dicoba. Mirip pasar malam dah!

kalijodo

8. Ancol
Siapa bilang Jakarta gak punya pantai? Selain kepulauan seribu, jika kebelet udah pengen mantai, coba ke Ancol deh. Yah emang biasa aja sih, tapi lumayan buat dapetin semilir angin laut sambil minum air kelapa. Bisa juga coba naik ke gondola, atau kalau punya waktu lebih bisa buat main ke Dufan. WARNING! jangan pernah ke Ancol kalo akhir pekan atau hari libur. Antri dan macetnya bisa perasaan pengen main menguap seketika.

ancol

9. Taman Mini Indonesia Indah

Gak bisa / sempat keliling Indonesia? Tenang saja. Bisa kok mulai dari mengunjungi replika Indonesianya yang ada di Taman Mini Indonesia Indah. Di taman yang luas banget ini, saya rekomendasikan pake sepeda listrik biar tidak lelah dan menghemat waktu. lagian seru banget bisa balapan dengan temen – temen kalau pake motor ini. Seru loh!

TMII

10. Nonton Bioskop Gratis di Institut Francais

Biaya hura-hura di Jakarta itu mahal guys. Sekali nonton bisa 50 ribu, karaoke ruangan kecil juga segitu harganya, nongkrong cantik apalagi. Untung yah ada Institut Francais Indonesia (IFI) yang berbaik hati memberikan kesempatan nonton gratis layaknya di bioskop lalu menamakannya program Cinemacet. Tempatnya juga gak kalah keren. Meski film-nya bukan yang terbaru, tapi bagus-bagus kok film-nya karena sudah dipilihin yang terbaik buat kalian. Ohya, tenang aja tetep ada subtitle bahasa inggris kok yah. Bioskop ini buka hampir tiap hari jam 7 malam. Tidak ada registrasi tapi kalau filmnya bagus, datanglah lebih awal karena kan harus ngantri masuk satu per satu dan kursinya terbatas karena seperti bioskop mini. Info film yang bakal tayang di Cinemacet sini yah.

11. Mall Touring
Tidak bisa diingkari, mall di jakarta emang jadi oase di tengah panas dan macet ibukota. Berasa kan nikmatnya kalau turun dari gojek tengah siang bolong lalu masuk mall? Ademmmm! Yah gitu deh nggak heran mall bagaimanapun akan lebih rame dari museum. Beberapa mall favorit saya adalah Grand Indonesia, Season City, Sarinah, Thamrin (eh ini termasuk mall gak) dan Central Park. Mall – mall ini saya pilih karena paling dekat dari kosan, makanannya enak-enak serta ada Gramedia. Itu aja. Simpel yah!

mall jakarta

Terus nyampe mall mau ngapain? Biasanya saya selalu ada aja sih kepentingan yang bisa dilakukan di mall. Entah itu ke bank yang ada di mall, belanja ke supermarket, dan refreshing aja. Entah itu ke bioskop, cari makanan, ke gramedia (lagi!), cuci mata liat – liat baju, karaoke dan yang paling saya dan adik saya suka lakukan yaitu main di playground macam Timezone. Kami suka main yang dance, main basket, balap dan lain – lain. Bisa ampe dua jam loh sambil liatin yang laen juga. Kalau kebetulan udah lama keluar traveling, baik itu ke luar kota atau negeri, bisa kangen juga ama mall di Indonesia yang wah.

12. Museum MACAN

Ada kalanya saya suka sedih lihat nasib museum di Jakarta, atau Indonesia deh pada umumnya. Peminantnya masih jarang, yah termasuk sih saya akui saya juga jarang. Selain tidak mengerti seni, kondisi museum biasanya panas, infonya kurang memadai, rame banget (kalau yang di Kota Tua). Namun emang gak semua sih, saya yakin di Jakarta bakal punya museum keren. Dan Eng Ing Eng akhirnya kesampaian juga, yakni sejak November 2017, sudah ada Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (MACAN) yang tempatnya luas, bersih, pake AC dan ada instalasi hits, yakni Mirrored Room si Yayoi Kusama. Harga tiketnya Rp.50.000 lagi, setara dengan bioskop. Hayuk cuss!

yayoi kusama

13. Melipir Minggir Sedikit ke Bogor

Masih bingung juga, marilah naek kereta sejam terus nyampe deh di Bogor. Langsung beda suasanya. Lebih selow ritme hidupnya, lebih hijau apalagi kalau ke Kebun Raya Bogor. Karena bogor kota seribu curug, harus deh mampir ke salah satu curug-nya.

curug cigamea

Yang punya ide menarik agar weekend saya lebih berwarna, monggo dikasih saran! #jalanyuk

Comments(12)

  1. September 13, 2017
    • September 13, 2017
  2. September 13, 2017
    • September 13, 2017
  3. September 16, 2017
    • September 16, 2017
  4. September 25, 2017
  5. September 27, 2017
    • September 27, 2017
  6. October 27, 2017

Leave a Comment