BART – Bar at The Roof Top – Artotel Jakarta

Aku lagi duduk duduk cantik di lobby Artotel ketika melihat gerombolan anak anak muda kekinian hilir mudik. Wah kok rame banget? Ada apa sih? Ini kan udah mo tengah malem?

Ketika akan balik ke kamar, di lift saya menjumpai keterangan Level 7 : BART – Bar at The Roof Top.
Aha! darah muda pun bergejolak. Sayangnya temanku hari itu sudah kelelahan sehingga malam minggu ini kami tidak kemana mana. Sampa di kamar dan berusaha tidur, saya mendengar jerit jerit fans bola yang sedang menikmati nontong bareng Liga ntah apa itu. Hingga dini hari terkadang saya masih bisa dengar suara “Goooll!” atau suara suporter bola lainnya. Padahal ini lantai 3!

Akhirnya malam seninnya, dengan dress up seadanya (high heels + dress + clutch), aku dan si teman beranjak ke lantai 7. Kami langsung disambut dan ditanya mau duduk mana.

Dalam gelap malam diterangi bintang bintang tanpa bulan #eeeaaa
Ups ralat!
Dalam gelap yang hanya diterangi lampu lampu disko dari serta hingar bingar musik, sulit menentukan pilihan. Dan sulit juga mau berkomunikasi dengan teman karena harus sedikit menjerit biar gak kalah sama DJ. BART ini sebenarnya konsepnya semi outdoor. Meski ada pilihan duduk di sofa, namun tetep aja berasa di luar ruangan. Terlebih karena ada minimun payment untuk duduk di sofa, kami lebih memilih duduk di luar saja yakni duduk di kursi pojok layaknya standing bar sambil melihat pemandangan ibukota dari atas. Pilihan ini emang paling cocok karena lebih berasa udara segar tanpa asap rokok serta jauh dari si DJ.

bart
Si teman memesan kesukaannya, vodka tonic sedangkan saya memilih “terserah” asalkan manis. Hingga dua minuman diorder nggak satupun mocktailnya yang saya habiskan haha. Makanan yang tersedia hanya snacks jadi disarankan makan kenyang dulu sebelum ke sini yah.

bart artotel
Btw, hasil pengamatan di sana, rata rata pengunjung yang datang adalah anak muda mungkin karena tempat ini lagi ngeheitz banget. Saya dan kawan jadi berasa ketuaan nih!

Dari segi pemandangan, karena lokasinya kurang tinggi, viewnya agak terbatas dan menjadi kurang menarik.
Namun karena ada techno music sepanjang malam dan beberapa orang yang berjoget dan heboh sendiri, kami juga jadi terbawa suasana dan menikmati. Boleh deh bagi yang mau nongkrong nongkrong, toh tempatnya strategis juga kan di pusat kota.

Selesai hangover pukul 1 dini hari sebelum mereka tutup, kami langsung turun ke kamar dan tumbang. Zzzzz… Good Night!

**
BART – Bar at The Roof Top – Artotel
Jalan Sunda No.3, Jakarta Thamrin, 10350, Indonesia (persis di Belakang Sarinah)

Dresscode : tidak ada larangan namun kalau bisa tetap berdandan layaknya mau ke club (no sandal, no short for man, no t-shirt)

**
Untuk tempat nongkrong ala Rooftop Bar lainnya cek Henshin, SKYE dan Cloud juga.

About the author

Travel Now or NEVER
4 Responses

Leave a Reply