5 Kebiasaan Unik Ketika Traveling

Bisa dibilang ketika traveling saya menjadi pribadi yang sedikit berbeda. Yah karena saya tinggal di tempat yang berbeda, melakukan sesuatu yang berbeda, ketemu orang berbeda dan macam-macam lagi beda beda yang lainnya.

Terlebih lagi kalau kita berada di lingkungan yang tak seorang pun yang mengenal kita, “kita” akan cenderung lebih berani menunjukkan siapa diri kita. Begitu sih saya mikirnya. Mempelajari dari berbagai perjalanan yang sudah saya jalani, ada kebiasan – kebiasaan unik yang yang kerap muncul ketika saya traveling seperti :

1. Dress Up
Jika dalam kehidupan sehari hari baik di kos maupun kantor (yes! you read it right) saya selalu pakai baju senyaman saya (baca: baju tidur, you might say haha!) kecuali ada acara atau mau ketemu orang. Nah giliran jalan-jalan, barulah sifat ke-cewek-an saya muncul. Mulai bingung harus bawa baju apa, berapa pasang, kacamata warna apa, de el el. Alasan saya ribet begini cuma satu yakni ntar pas di foto keliatan tjakep 🙂

Paling mudah sih kalau jalan ke pantai karena tinggal bawa bikini dan hemat bagasi banget!

2. Toilet over Bedroom
Dalam memilih akomodasi, toilet menempatkan posisi pertama bahkan melebihi kenyamanan kasur. Sejauh ini saya belum menemukan hotel / villa bagus yang toiletnya idaman saya yakni jongkok #sedih. Padahal kan toilet jongkok lebih sehat dan tak perlu harus berbagi pantat dengan penghuni kamar lainnya. Iyah gak?? Mana suaranya pendukungku?

Selain itu, karena saya tipe yang ribet ketika harus BAB maka saya membutuhkan WC yang tenang, tidak ada orang di sekeliling dan tentunya bersih. Untuk urusan mandi, maunya air shower jangan terlalu panas dan jangan terlalu dingin karena bikin saya jadi males mandi. Brrr!

pullman malaysia
3. Me-Time
Punya Me-Time di kala sedang liburan bukan dosa besar kok. Tidak semua traveling hanya tentang Ha-Ha-Hi-Hi saja. Terkadang perjalanan bisa membuatmua lelah, stress dan tidak menyenangkan. Salah satu cara untuk men-charge kembali energi dan mood adalah dengan menghabiskan waktu dengan dirimu sendiri atau orang orang terpilih #eaak.

4. Money?
Meskipun pekerjaan saya sebagai penulis perjalanan dan juga blogger, namun tak berarti semua hal saya catat, terutama budget. Nggak pernah tuh saya hitung hitung sudah habis berapa hari ini atau berapa budget saya untuk makan. Intinya saya tidak pernah menempatkan harga sebagai prioritas ketika memilih hotel, makan, aktivitas sehingga saya nggak punya rekap berapa yang saya habiskan ketika jalan jalan. Selama saya enjoy dan saya kira saya perlu menghabiskan uang untuk sesuatu yang worth it, maka saya tidak masalah. Jadi kalau orang tanya berapa budget saya ke suatu tempat yah paling saya hanya menjawab sambil mereka-reka aja.

5. Picky on food
Jika biasa orang antusias mencicipi masakan lokal, saya tidak begitu karena saya termasuk tipikal yang pilih-pilih makan. Gak suka daging, mau bakso tapi yang tepungnya lebih kerasa, harus makan sayur dan buah, dan macam macam. Jadinya ketika dihadapkan dengan menu lokal dan saya tak suka, maka saya pun tanpa keberatan dan rasa bersalah akan melewatkannya dan memilih makanan standar.

Mie Belitong Kuliner Belitung
Mie Belitong

 

6. Main Aman
Traveler identik dengan adrenaline-junkie atau berani ngapa ngapaiin sendiri, saya masih punya kecenderungan untuk memilih tempat dimana saya kenal orang lokal sehingga bisa jalan bareng nantinya. Soalnya kalau ada yang mandu rasanya lebih asik karena saya akan save-time dari getting lost, tanya info dan pastinya karena dia sudah tinggal di sana lama dia bisa memberikan guide where to eat, what to see versi lokal yang tidak turistik. Selain itu saya juga bukan pecinta aktivitas yang bikin jantung copot sehingga Ancol, Theme Park, Sky Diving tak pernah masuk dalam bucket list saya. Ah mungkin bener kata teman saya, saya hanyalah traveler cantik saja :p #jujur

Kalau kamu, punya kebiasaan unik yang muncul ketika jalan jalan? Share dong!

About the author

Travel Now or NEVER
10 Responses
  1. Wah ini.. masalah dress up kak yang masih belum bisa organizing dengan bener. Kadang bawanya terlalu banyak, jadi bikin berat tas. Tapi sampe sana barang yang dibutuhin masih ada yang kurang..

  2. Sayaaaaaa, Aku juga kebiasaan pakai toilt jongkok dan memang lebih sehat. Sayangnya kebanayakan hotel menawarkan hotel duduk, huhuu terpaksa berbagi “lempengan” pantat dengan orang lain.

  3. Aku klo travelling jarang mikir dress up, satu cuman dipikiran aku. nyaman dan sesuai dengan iklim tempat yang aku kunjungi. Apalagi….aku jarang selfie atau foto diri sendiri. malah jadi cuek dengan ukuran dress up.

    dan untuk kuliner, aku juga kebalikan, HARUS banget cicipin kuliner setempat. rasanya ada yang aneh atau kurang sempurna tanpa mencicip kuliner setempat.

    kesamaan kita dalah sama sam suka toilet duduk. hehehe Dah kebiasaan.

Leave a Reply