3 Pantai Indah di Pulau Semau

Pulau Semau adalah salah satu pulau terdekat dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Namun, boleh jadi pulau ini malah terkesan jauh dan jarang ada yang mengunjungi. Ntah karena mistis dan gaibnya yang dipercaya masih kental di pulau ini sehingga orang takut mengunjunginya. Selain itu pulau ini memang minim fasilitas, tapi tak mengapa. Hal itu tak menyurutkan saya dan teman blogger untuk mempersiapkan trip ini sebaik-baiknya dengan membawa motor, air minum, makan siang, snack dari Kupang meskipun akhirnya tetap saja perjalanan berakhir ekstrim.

Dari pelabuhan Tenau – Kupang kami menggunakan perahu dan tiba di dermaga pulau semau kurang dari 30 menit. Kalau biasanya dermaga itu airnya biasa kotor, keruh dan airnya berwarna hitam / coklat tapi di pulau semau ini airnya ijo dan bening. Pertanda : pantai di pulau ini pasti keren!

Hipotesa saya terbukti benar! Meski rata rata tiap pantai harus ditempuh sepanjang 2 jam dan badan saya gosong-terbakar-melepuh, saya tidak menyesal.

Semua tidak sia sia karena 3 pantai berikut ini :

  1. Pantai Otan

    Pantai Otan adalah salah satu pantai yang paling tidak nampak aktivitas manusianya. Ada kapal kapal nelayan, ada bapak bapak yang sedang santai di pendopo, dan ada birunya laut dan langit yang bikin silau mata.

    Pantai Otan, Pulau Semau
    Pantai Otan, Pulau Semau

    Pantai Otan Pulau Semau Kupang

  2. Pantai Oenian

    Di tepi pantai Oenian terdapat banyak batu karang sehingga tidak cocok buat berenang. Saya pun mencoba melihat ke sisi sebelah kirinya dimana terdapat banyak batu karang dan lumut hijau hijau. Rupanya di sana unik banget. Batu karang di tepi pantai tersebut entah bagaimana ceritanya membentuk kolam-kolam kecil alami dan berlumut. Asoy banget berasa punya pool mini dengan airnya yang jernih dan sangat cocok buat berendam sambil memandang ke laut.

    Pantai Oenian

    Pantai Oenian Pulau Semau

  3. Bukit & Pantai Liman

    Meski orang lokal menyebutnya gunung (biar keren bahasanya), namun kalau dilihat dari ketinggian yah ini jelas bukit. Bukit Liman sungguh beruntung karena berada di tengah tengah pantai putih bersih di sisi kanan-kirinya. Untuk sampai ke sini kami melewati jalan berpasir yang cukup panjang dan menguras tenaga habis habisan.

    Begitu sudah hampir sampai di pantai, guide saya malah mengarahkan saya ke atas. Atas?!? Iyah rupanya saya disuruh membawa motor menanjak ke atas bukit Liman. Karena merasa tidak ada opsi lain lagi, dan melihat teman saya yang lain sudah di atas, saya pun gas pol dengan nyali agak ciut.

    Brum…brum… nggak pake rem lagi. Saya cuma nge-gas sebisanya, berusaha menyeimbangkan motor, berusaha agar tidak tergelincir dengan kerikir kerikil kecil yang bertebaran di jalan, dan akhirnya saya tiba di puncak!

    Karena tidak bisa berboncengan ketika naik, teman saya yang lain harus mendaki ke atas dengan kaki sedangkan yang bawa motor bisa dapat bonus foto foto sendiri sepuasnya!

    Bukit Liman Semau
    Saya dan teman teman sangat beruntung karena ketika di puncak saat sunset. Keindahannya? Susah dijelaskan dengan kata kata! Biarkan foto yang diambil oleh Valentino Luis ini yang berbicara.

    Bukit Liman Pulau Semau
    Bukit Liman Pulau Semau

    Sunset Bukit Liman

Ugh Semau, kamu sukses semau maunya mengacak acak hatiku dan membuatku jatuh cinta!

About the author

Travel Now or NEVER
6 Responses

Leave a Reply